Wonosalam – NU Online Demak
Madrasah Aliyah Miftahussalam memiliki komitmen kuat dalam Pembangunan karakter generasi penerus bangsa. Pengembangan karakter peserta didik dapat dilakukan dengan membiasakan perilaku positif tertentu dalam kehidupan sehari-hari.
Pembiasaan merupakan proses pembentukan sikap dan perilaku yang relatif menetap dan bersifat otomatis melalui proses pembelajaran yang berulang-ulang, baik dilakukan secara bersama-sama ataupun sendiri-sendiri. Hal tersebut juga akan menghasilkan suatu kompetensi atau kecerdasan.
Program pembiasaan yang dilaksanakan MA Miftahussalam antara lain Sholat Dluha berjamaah setiap pagi, Mahalul Qiyam setiap menjelang pulang sekolah, Istighotsah setiap Hari Jum’at Legi, Pekan Bahasa meliputi Bahasa Jawa, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, selanjutnya Resik-resik Mifsa setiap hari Sabtu dan Senam sebulan sekali.
Kepala Madrasah, Parsidi mengungkapkan Kurikulum Merdeka mengharapkan tuntutan mutu lulusan berupa kualitas peserta didik yang maksimal dan optimal. Salah satu poin kualitas mutu lulusan adalah kesiapannya yang matang dalam perilaku tangguh dan bertanggung jawab dalam berbagai situasi baik selama beraktivitas di dalam maupun di luar sekolah/madrasah.
“Untuk mencapai tujuan tersebut, madrasah melaksanakan beberapa program pembiasaan. Mulai dari (waktu) harian, mingguan dan bulanan. Hal itu agar peserta didik memiliki perilaku disiplin, religius, tangguh, dan bertanggung jawab,” imbuh pria yang juga sekretaris LP. Ma’arif Kabupaten Demak tersebut.
Menurutnya, Madrasah ingin melakukan yang terbaik untuk generasi bangsa. Perlahan tapi pasti. Kami berkomitmen melaksanakan rutinitas yang telah berjalan secara konsisten,” pungkasnya.
Pengirim: Rofik/Red