Demak–NU Online Demak
Jantung berdebar-debar seringkali diabaikan oleh sebagian orang, namun apakah kondisi ini bisa menjadi tanda masalah kesehatan serius? Pertanyaan tersebut menjadi fokus utama dalam talk show bertajuk “Apa Bila Berdebar-debar, Tanda Suatu Penyakit Jantung dan Berbahaya?” yang digelar di studio RSKW 104.8 FM, Kamis (12/9).
Spesialis jantung dari RSUD Demak, dr. Lutfi Hafiz Zunardi, hadir sebagai narasumber utama dan memberikan penjelasan mengenai aritmia—gangguan irama jantung yang berpotensi mengancam kesehatan.
Dalam talk show tersebut, dr. Lutfi menekankan bahwa aritmia merupakan kondisi ketika detak jantung menjadi tidak normal, baik terlalu cepat, lambat, maupun tidak teratur.
“Aritmia adalah salah satu gangguan irama jantung yang sering menjadi tanda awal dari masalah jantung yang lebih serius,” jelas dr. Lutfi.
Ia juga menjelaskan bahwa gejala aritmia umumnya berupa palpitasi atau jantung berdebar-debar, pusing, sesak napas, hingga pingsan.
Namun, tidak semua aritmia disertai dengan gejala yang jelas, sehingga deteksi dini sangat penting.
“Pemeriksaan medis seperti EKG atau tes stres jantung sangat diperlukan untuk mendeteksi aritmia sebelum berkembang menjadi lebih parah,” tambahnya.
Terdapat beberapa jenis aritmia yang umum dijumpai, termasuk takikardia (detak jantung terlalu cepat), bradikardia (detak jantung terlalu lambat), serta fibrilasi atrium (detak jantung tidak teratur). Menurut dr. Lutfi, fibrilasi atrium adalah jenis aritmia yang paling sering terjadi dan dapat meningkatkan risiko stroke.
Dalam upaya pencegahan, dr. Lutfi menyoroti pentingnya menjaga gaya hidup sehat. “Tekanan darah tinggi, diabetes, kebiasaan merokok, dan konsumsi alkohol berlebihan semuanya dapat meningkatkan risiko aritmia,” jelasnya.
Ia juga mendorong masyarakat untuk aktif berolahraga, menjaga pola makan seimbang, serta mengelola stres.
Di akhir talk show, dr. Lutfi menekankan pentingnya diagnosis dini dan pengobatan aritmia.
“Pengobatan bisa melalui obat-obatan, prosedur ablasi, hingga pemasangan alat pacu jantung, tergantung pada jenis dan keparahan aritmia,” tutupnya.
Talk show ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan jantung dan segera memeriksakan diri jika mengalami gejala-gejala aritmia.
Kontributor: Sam/Red