Wonosalam-NU Online Demak
Sekolah Tinggi Agama Islam Islamic Centre (STAI-IC) Demak kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi unggul melalui Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana ke-VII. Sebanyak 58 lulusan dari tiga program studi diwisuda dalam acara yang berlangsung khidmat di Hotel Amantis Demak, Selasa (17/12).
Dipimpin langsung oleh Ketua STAI-IC Demak, Dr. H. Ahmad Zuhri, acara ini mengukuhkan 29 sarjana dari Prodi Ilmu Alquran dan Tafsir, 10 sarjana dari Prodi Pendidikan Bahasa Arab, dan 19 sarjana dari Prodi Ekonomi Syariah.
Dalam sambutannya, Dr. Zuhri menegaskan bahwa sejak wisuda perdana pada 2016, STAI-IC telah melahirkan 452 sarjana yang memberikan kontribusi nyata di berbagai bidang.
“Alumni kami banyak yang berkarier sebagai ASN, PPPK di sektor pendidikan dan penyuluh agama Islam, pendamping program pemerintah seperti PKH, hingga sukses sebagai wirausahawan. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan yang kami tawarkan mampu mencetak individu yang kompeten,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan para wisudawan untuk terus belajar sepanjang hayat, sesuai pesan Rasulullah SAW. Strategi CAIR—Competence, Adaptability, Integrity, dan Responsiveness—juga ditekankan sebagai modal penting dalam menghadapi dunia kerja yang semakin dinamis.
Mewakili Bupati Demak, Asisten I Sekda Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesra, Drs. H. Taufik Rifai, turut memberikan motivasi. Ia mengingatkan para lulusan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian kepada masyarakat.
“Gunakan ilmu yang telah diperoleh untuk memberikan kontribusi nyata bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara. Adaptasi dengan perkembangan zaman dan bangun relasi yang kuat untuk mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.
Selain itu, momen spesial ini juga diramaikan dengan pengumuman tiga wisudawan terbaik dengan predikat cumlaude. Mereka adalah Intifaul Jadidah dari Prodi Ilmu Alquran dan Tafsir dengan IPK 3,85, Ahmad Dzawil Ulum dari Prodi Pendidikan Bahasa Arab dengan IPK 3,70, dan Nita Ikhrofatullatufah dari Prodi Ekonomi Syariah dengan IPK 3,83.
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Yayasan Islamic Centre sekaligus Kakan Kemenag Demak, Dr. H. Taufiqurrohman, yang mengapresiasi keberhasilan STAI-IC. Orasi ilmiah bertema “Mewujudkan Indonesia Emas Melalui Pendidikan Berkualitas” disampaikan oleh Prof. Dr. H. Subaidi, memberikan inspirasi tambahan bagi para wisudawan.
Jajaran pimpinan STAI-IC Demak juga turut hadir, termasuk Wakil Ketua I Bidang Akademik, H. Muhammad Aniq; Wakil Ketua II Bidang Keuangan, Dr. H. Ahyadi S; Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Drs. Khoirul Anam; anggota Senat STAI-IC, Drs. H. Masrohan; serta stakeholder lainnya.
Kontributor: Sam/Red