Demak-NU Online Demak
Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-39 Pagar Nusa, Pimpinan Rayon Pondok Pesantren Miftahul Ulum Jogoloyo, Wonosalam, Demak, menggelar acara bersholawat bersama Hadroh An-Nababa. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini berlangsung di Aula Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Jumat (10/1).
Ketua Panitia Harlah, Abdul Mujib, menjelaskan bahwa tema tahun ini adalah “Kokoh Mengabdi, Kuat Bertradisi”. Tema ini, menurutnya, mencerminkan komitmen Pagar Nusa dalam berkontribusi pada pembangunan budaya bangsa serta mencetak generasi muda yang berpegang teguh pada nilai-nilai agama dan tradisi. Ia berharap kegiatan ini dapat mempererat solidaritas dan semangat anggota Pagar Nusa dalam menghadapi tantangan di masa depan.
Acara yang dihadiri oleh sekitar 300 peserta ini melibatkan berbagai elemen Pagar Nusa, mulai dari Pimpinan Wilayah (PW) Pagar Nusa Jawa Tengah, Pimpinan Cabang (PC) Pagar Nusa Demak, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa Wonosalam, hingga santri Pagar Nusa Miftahul Ulum. Doa dipimpin oleh Ahmad Ghufron dari PW Pagar Nusa Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Ketua PC Pagar Nusa Demak, H. Jamaluddin Malik, mengingatkan sejarah terbentuknya Pagar Nusa sebagai hasil musyawarah para kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU).
“Pagar Nusa adalah perkumpulan pencak silat yang berasal dari berbagai perguruan silat di NU. Nama ini dipilih para kiai untuk memperkuat persatuan umat, dan sejarah telah membuktikan bahwa para pendekar Pagar Nusa memiliki peran besar dalam masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Pimpinan Rayon berharap agar Pagar Nusa Miftahul Ulum semakin solid, berkembang, serta mampu memperkuat semangat dan persatuan anggotanya melalui berbagai latihan dan kegiatan positif.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Pagar Nusa untuk terus memperkuat tradisi keagamaan dan budaya sekaligus membangun generasi muda yang kokoh dalam nilai-nilai Islam.
Kontributor: Sam/Red