Ahad Pon, 06 Apr 2025 / 7 Syawwal 1446 H
x
Banner

Jadwal Sholat Hari Ini Ahad Pon, 06 Apr 2025 / 7 Syawwal 1446 H untuk Kab. Demak

Imsak
04:15
Subuh
04:25
Dzuhur
11:43
Ashar
15:00
Maghrib
17:43
Isya
18:52

Tanggap Darurat! Pemkab Demak Percepat Penanganan Tanggul Jebol di Sungai Tuntang

waktu baca 2 menit
Samsul Maarif
Jumat, 24 Jan 2025 08:29
0
420

Demak-NU Online Demak

Pemerintah Kabupaten Demak terus bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah akibat jebolnya tanggul di Sungai Tuntang.

Sekretaris Daerah Demak, Akhmad Sugiharto, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk mempercepat penanganan di lapangan.

“Kami sudah bekerja sama dengan BBWS, dan mereka dengan sigap menyiapkan alat berat untuk memperbaiki tanggul yang jebol. Ke depan, akan ada tambahan alat berat untuk mempercepat proses penanganan ini,” ujar Sugiharto, Rabu (22/1).

Langkah darurat yang dilakukan meliputi pembukaan pintu-pintu air untuk mengurangi debit air yang meluap.

“Kami memantau aliran air dari lokasi tanggul jebol di Kali Tuntang. Pintu air di Tlogosih dan Kali Jajar sudah dibuka untuk membagi aliran air, meskipun debit air dari luapan masih sangat besar. Setidaknya, ini dapat mengurangi dampaknya,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya cuaca yang mendukung. Dirinya berharap agar tidak ada hujan lagi, sehingga BBWS bisa lebih cepat menyelesaikan penanganan tanggul yang jebol.

Terkait dengan langkah perbaikan, BBWS menggunakan metode pancang dengan tiang kelapa (glugu) yang kemudian diperkuat dengan tanah urugan.

Geografis Sungai Tuntang yang lebih tinggi dari Jalan Semarang-Purwodadi turut menjadi tantangan, namun koordinasi dengan BBWS telah dilakukan untuk mengantisipasi potensi luapan air ke wilayah tersebut.

Sekda Akhmad Sugiharto juga memastikan bahwa tanggul-tanggul lain di sekitar Demak sedang dalam pemantauan untuk menghindari risiko jebol.

“Tim kami terus memantau lokasi-lokasi yang berpotensi terdampak. Dari laporan terakhir, tanggul di Bugel yang sebelumnya menjadi penyebab banjir di Kota Demak masih dalam kondisi aman,” jelasnya.

Lebih lanjut, pintu air Wilalung kini diatur agar pembagian debit air dapat merata ke wilayah lain, tidak hanya terkonsentrasi di Demak.

“Dengan komunikasi yang intens, kami memastikan pembukaan pintu air ditambah hingga 10 cm, sehingga air dapat dialirkan ke Kali Wulan dan wilayah lainnya. Semoga ini membantu mengurangi genangan,” pungkasnya.

Pemerintah berharap debit air segera turun agar penanganan darurat dapat lebih maksimal dan risiko banjir lebih lanjut dapat diminimalkan.

Kontributor: Sam/Red

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap lengkapi captcha sekali lagi.

LAINNYA
x