Sabtu Pahing, 05 Apr 2025 / 6 Syawwal 1446 H
x
Banner

Jadwal Sholat Hari Ini Sabtu Pahing, 05 Apr 2025 / 6 Syawwal 1446 H untuk Kab. Demak

Imsak
04:15
Subuh
04:25
Dzuhur
11:44
Ashar
15:00
Maghrib
17:44
Isya
18:52

Genangan Air di Kalisari Kian Parah, Pemerintah Siapkan Langkah Penanganan

waktu baca 3 menit
Samsul Maarif
Senin, 3 Feb 2025 05:41
0
268

Sayung-NU Online Demak

Genangan air setinggi 20-40 cm yang melanda Jalan Raya Desa Kalisari mendorong Tim Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (Dinputaru) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak untuk turun langsung meninjau kondisi di lapangan. Curah hujan tinggi dan sistem drainase yang tidak optimal menjadi faktor utama penyebab genangan yang semakin meluas.

Menurut Kabid Darlog BPBD Demak, Suprapto, mengatakan bahwa kondisi ini diperburuk oleh banyaknya saluran air yang tersumbat akibat jembatan rumah warga, sehingga aliran dari desa sekitar—seperti Desa Wringinjajar, Kudu, Waru, Dombo, dan Karangasem—tidak dapat mengalir dengan lancar.

“Kami menemukan bahwa elevasi Kali Dombo Sayung yang masih tinggi juga menjadi kendala utama dalam pembuangan air,” ungkapnya, Sabtu (1/2/2025).

Di sisi lain, Pemerintah Desa Kalisari telah berupaya mengurangi genangan dengan pompanisasi secara mandiri. Namun, kapasitas pompa yang tersedia masih belum cukup untuk mengatasi volume air yang terus bertambah.

“Kami sudah melakukan berbagai upaya, tetapi pompa yang ada belum mampu bekerja secara maksimal,” jelas Kepala Desa Kalisari, Sugiyono.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Tim Dinputaru dan BPBD bersama perangkat desa mengadakan pertemuan dan menyepakati beberapa langkah strategis. Salah satu solusi utama adalah pembangunan tanggul atau sabuk desa di perbatasan Kalisari – Jetaksari, yang akan didanai oleh Dinputaru dan dana desa.

“Kami berharap pembangunan tanggul ini bisa mengendalikan debit air yang masuk ke Desa Kalisari,” ujar Naning dari Tim Bidang Sumber Daya Air (SDA).

Selain itu, Dinputaru juga akan melakukan pembersihan sedimen drainase setelah penyusunan masterplan pembangunan jalan Bangun, yang akan dikerjakan bersama Bidang SDA dan Bidang Bina Marga (BM).

“Kami akan mengusulkan pengadaan pompa pengendali banjir berkapasitas 250 liter/detik melalui APBD Perubahan 2025, dengan estimasi anggaran sebesar Rp500 juta,” kata perwakilan Dinputaru.

Lebih lanjut, dari pihak Pemerintah Desa Kalisari, berbagai langkah juga telah dirancang, termasuk pembongkaran bangunan yang menghalangi aliran drainase untuk mempercepat proses pembersihan sedimen.

“Kami akan segera melakukan sosialisasi kepada warga agar proses pembongkaran dapat berjalan lancar,” ungkap Sugiyono.

Selain itu, pemerintah desa akan mengajukan peningkatan daya listrik dari 11.000 kW menjadi 16.500 kW kepada PLN guna mengoptimalkan kinerja pompa yang telah ada.

“Kami sudah berkoordinasi dengan PLN Demak, dan mereka siap membantu dalam peningkatan daya listrik ini,” tambahnya.

Pemerintah desa juga mengajukan proposal pengadaan pompa pengendali banjir berkapasitas 2.000 liter/detik kepada Gubernur Jawa Tengah untuk digunakan di Kali Si Watu, Dukuh Pendilan, serta pengajuan proposal pompa 250 liter/detik kepada Bupati Demak melalui APBD Perubahan 2025.

Selain itu, Pemerintah Desa Kalisari juga meminjam mobil pompa dari PSDA Bodri Kutho, yang mulai beroperasi sejak Jumat, 31 Januari 2025, dengan seluruh biaya operasional ditanggung oleh pemerintah desa.

“Pompa dari BPBD Provinsi juga sudah dalam kondisi siaga dan tinggal menunggu konfirmasi dari pemerintah desa untuk segera dioperasikan,” pungkasnya.

Kontributor: Sam/Red

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap lengkapi captcha sekali lagi.

LAINNYA
x