Demak-NU Online Demak
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 serta Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Kegiatan dilaksanakan di Pendopo Satya Bhakti Praja Demak, Selasa (25/03/2025).
Bupati Demak Hj. Eisti’anah dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Kabupaten Demak masih menghadapi sejumlah tantangan dalam pembangunan. Oleh karena itu, inovasi serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi faktor kunci dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan daya saing daerah.
Kegiatan ini katanya, menjadi forum strategis dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna mewujudkan perencanaan yang lebih efektif dan partisipatif.
Ketua DPRD Kabupaten Demak, H. Zayinul Fata yang mengikuti acara secara virtual melalui Zoom, mengatakan pentingnya kesinambungan pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan publik. Ia juga menyoroti perlunya perhatian khusus bagi wilayah pesisir serta sektor pertanian yang menjadi pilar utama perekonomian daerah.
Sejalan dengan visi pembangunan daerah, prioritas pembangunan tahun 2026 mencakup peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, pemulihan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM dan sektor produktif lainnya, serta pembangunan infrastruktur strategis.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto dalam paparannya menyampaikan, bahwa RPJMD 2025-2029 menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5%-6,3%, penurunan tingkat kemiskinan hingga 7,79%, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 78,95 pada tahun 2030.
Dengan sinergi dan inovasi yang kuat, Pemkab Demak optimistis dapat mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, harapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Demak, Masbahatun Niamah menekankan bahwa forum ini berperan penting dalam menyusun perencanaan pembangunan berbasis data dan aspirasi publik.
Dengan dokumen perencanaan yang berkualitas, diharapkan pembangunan daerah dapat berjalan lebih berkelanjutan serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, pungkasnya.
Pengirim : Soleh/Red