Peserta Makesta PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Mijen foto bersama (Foto: NU Online Demak/Ika) Mijen, NU Online Demak
Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nadhlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Mijen mengadakan kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) yang berlangsung selama dua hari Sabtu- Ahad (24-25/12/2022) bertempat di SDN Geneng.

Masa Kesetiaan Anggota (makesta) merupakan jenjang kaderisasi formal pertama dalam organisasi IPNU-IPPNU sebagai salah satu Badan Otonom organisasi NU, Makesta diharapkan dapat mencetak kader yang mampu menghidupkan NU ditengah masyarakat dan menjadi kader penerus Aswaja.
Mengambil tema “Membentuk Pelajar NU Yang Bertanggungjawab, Aktif dan Komunikatif Dalam Sinergitas Organisasi yang Berlandaskan Aswaja” kegiatan ini tentu bertujuan untuk mengenalkan IPNU-IPPNU kepada peserta, memberi pemahaman organisasi, ideologi ASWAJA Annahdliyah dan stimulus peserta untuk selalu berjuang, belajar dan bertaqwa.
Kegiatan Makesta di ikuti 45 peserta yang terdiri dari PR IPNU-IPPNU SeKecamatan Mijen serta IPNU-IPPNU utusan dari kecamatan lain. Adapun narasumber yang dihadirkan berasal dari Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Demak dan tokoh-tokoh NU yang berkompeten di Kecamatan Mijen.
Ketua Panitia Alfan mengatakan, Kegiatan Makesta kali ini merupakan langkah awal kaderisasi IPNU-IPPNU di Kecamatan Mijen, nantinya akan ada MAKESTA yang kedua ditempat yang berbeda, kemudian dilanjut dengan kegiatan kaderisasi lanjutan yaitu LAKMUD.
“Mudah-mudahan kami bisa istiqomah dalam berkhidmat ini, dan tentunya kami tidak melupakan kewajiban inti kami yaitu belajar, karena rata-rata masih di bangku sekolah semua,” imbuhnya
Senada, Ketua PAC IPNU kecamatan Mijen Habib menambahkan, berharap para peserta dapat mengamalkan materi yang telah didapat selama mengikuti MAKESTA dan aktif mengikuti kegiatan IPNU IPPNU di ranting ataupun di kecamatannya masing-masing.
“Selesai Makesta mestinya harus semakin aktif dalam membesarkan organisasi, bukan pasif. Jika ada hambatan kita komunikasikan, jangan sampai selesai makesta kita tidak bergerak,” tambahnya.
Kontributor: Ika Fitriani
Editor: Choerul Rozak