PAC Fatayat NU Karanganyar saat silaturahmi dengan Ketua PC Fatayat NU Demak di kediamannya (Foto: Rohmad) Karanganyar-NU Online Demak
Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Demak meminta kader Fatayat dibawah Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Karanganyar yang terdampak banjir tetap solid dan semangat berkhidmah pasca dilanda bencana banjir bandang beberapa waktu lalu.
Hal itu disampaikan Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Demak Khoirun Nisa saat menerima kunjungan dan silaturahim Idul Fitri pengurus PAC Fatayat NU Kecamatan Karanganyar di kediamannya Demak Kota, Rabu (01/05/2024).

“Banjir yang terjadi bulan Maret lalu melanda hampir di seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Demak, meskipun begitu yang terparah di Kecamatan Karanganyar. Padahal Kecamatan Karanganyar pada bulan Februari juga terkena banjir yang pertama selama 2 mingguan,” ungkapnya.
Nisa menambahkan Banjir dibulan Maret lalu juga berdampak masuk sampai ke rumah saya, lanjut Nisa, meskipun begitu sebagai kader Fatayat yang beriman kita harus tetap ikhlas dan tabah menerima bencana tersebut. Meskipun saya yakin sahabat-sahabat di Kecamatan Karanganyar mengemban beban lebih daripada yang lainnya.
“Semua itu sudah menjadi kehendak Allah SWT kita harus ikhlas menerimanya, semoga Allah SWT memberikan ganti yang lebih baik dan berlipat. Pasca banjir ini kita harus bangkit untuk melanjutkan pengabdian dalam rangka Li I’laai Kalimatillah atau menegakkan kalimat Allah. Fatayat maju bersama jalankan amanah sesuai dengan tugas pokok fungsi (tupoksi) nya,”imbuhnya.
Diakhir sambutannya Nisa berpesan kepada pengurus PAC Fatayat NU Kecamatan Karanganyar untuk membentuk Fatayat di Desa-desa yang belum ada dan menghidupkan kembali yang sudah vakum.
Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Karanganyar Mukhlishoh menyampaikan, di Kecamatan Karanganyar ada 17 Desa. Dari 17 Desa yang ada sudah terbentuk Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU di 15 Desa, namun dari 15 Desa tersebut ada 2 yang sudah vakum yaitu ranting Bandungrejo dan Ngemplik Wetan.
“Kemudian sisanya 2 Desa yang belum terbentuk yaitu Desa Wonoketingal dan Tuwang, insya Allah di sisa tahun 2024 ini akan kita bentuk. Dan juga di 2 ranting yang sudah vakum akan kita hidupkan kembali di tahun ini juga,” katanya kepada NU Online Demak, Ahad (05/05/2024).
Mukhlishoh bertekad untuk menuntaskan pembentukan Ranting Fatayat di 2 Desa yang belum terbentuk dan menghidupkan kembali 2 rantingnya yang sudah vakum di tahun 2024 ini. Niat baik ini tentunya harus didukung dan bantu bersama oleh pengurus yang ada di jajaran anak cabang (Ancab) dan juga adanya kerjasama pihak terkait.
“Meskipun Kecamatan Karanganyar pada Triwulan pertama tahun 2024 ini telah dilanda banjir 2 kali insya Allah sebagai kader kita akan tetap semangat berkhidmah, semoga bencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu membawa hikmah dan berkah,” pungkasnya.
Kontributor: Rohmad/Red