Bupati Demak saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Forum Komunikasi Ulama Umara’ tingkat Kecamatan Demak Kota (Foto: Soleh) Demak–NU Online Demak
Bupati Demak Eisti’anah menyampaikan bahwa para kyai maupun ulama dapat memberikan masukan tentang kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Demak, karena pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa adanya arahan dari para ulama. Dan ini dilakukan dalam rangka untuk menjaga sinergitas antara ulama dan umaro dari tingkat Kecamatan hingga Kabupaten.
Demikian disampaikan Bupati Demak Eisti’anah saat menghadiri kegiatan Forum Komunikasi Ulama dan Umaro (FKUU) di aula kantor Kecamatan Demak, Selasa (04/06/2024).

“Terkait maraknya kasus es moni yang beberapa waktu lalu dilaporkan Camat Demak, jajaran Forkopimda sudah sering membahas hal tersebut, karena memang banyak laporan yang masuk,” kata Bupati Eisti.
Menurutnya sangat memprihatinkan khususnya bagi para generasi penerus, karena kandungannya sangat merusak otak anak. Padahal, pemerintah dari tingkat pusat hingga tingkat Kabupaten sudah gencar berusaha memperbaiki perkembangan otak anak-anak dengan pencegahan stunting dan sebagainya.
“Maka semua perlu membantu mensosialisasikan agar masyarakat khususnya anak-anak menjauhi hal tersebut, mengingat harganya sangat murah dan mudah dijangkau anak-anak,” urainya.
Eisti menambahkan para aparat dari TNI maupun Polri dan Pemda tidak bisa sendirian mengawasi dan memberantas maraknya es moni tersebut. Ini merupakan tugas kita bersama, supaya anak cucu kita mampu menjadi generasi penerus yang berakhlak mulia yang jauh dari hal-hal negatif tersebut.
“Dengan terhindarnya anak-anak kita dari hal negatif tersebut, wilayah kita juga bisa semakin kondusif. Selain terkait wabah es moni, kita meminta kepada warga untuk menjaga kondusifitas menjelang Pemilukada serentak se-Indonesia (Pilgub dan Pilbup) tanggal 27 November mendatang,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan Bersama saling jaga dan saling menghargai perbedaan pendapat, jaga partisipasi masyarakat dalam pemilukada serentak karena 1 suara saja bisa menentukan nasib daerah kita.
Camat Demak M. Syahri mengatakan dengan kegiatan FKUU ini harapannya bisa bersinergi antara ulama dan umaro di wilayah Kecamatan Demak. Tahun ini FKUU Demak sudah dilaksanakan 3 kali, semakin sering dilaksakanan, harapannya sinergi warga dengan Ibu Bupati dapat terjalin dengan baik.
“Situasi dan kondisi wilayah Kecamatan Demak masih aman terkendali, baik di jajaran Pemerintah maupun kemasyarakatan,” lanjut Syahri.
Selain Bupati Demak Eisti’nah, hadir dalam kegiatan tersebut KH. Abdul Rosyid dari MUI Kabupaten Demak, Forkopimcam Demak Kota, Kyai, Takmir Masjid, dan Imam Masjid/Mushola di 13 Desa se-Kecamatan Demak.
Kontributor: Soleh/Red