Sabtu Kliwon, 07 Feb 2026 / 19 Sya'ban 1447 H
x
Banner

Jadwal Sholat Hari Ini Sabtu Kliwon, 07 Feb 2026 / 19 Sya'ban 1447 H untuk Kab. Demak

Imsak
04:12
Subuh
04:22
Dzuhur
11:55
Ashar
15:11
Maghrib
18:06
Isya
19:17

Hadiri Harlah 1 Abad NU di Dempet Demak, Rois Syuriah PWNU Jateng Ajak Warga NU Tuntaskan Gedung 5 Bulan dan Jaga Tradisi Luhur Walisongo

waktu baca 4 menit
Rohmad Sholeh
Selasa, 3 Feb 2026 12:28
0
71

Dempet, NU Online Demak

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak memperingati Hari Lahir (Harlah) NU ke-100 Tahun versi kelender Masehi. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor MWCNU Dempet di Dukuh Tempel, Desa Balerejo, Ahad (01/02/2026) siang. Acara dihadiri Rois Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH. Ubaidillah Shodaqoh yang memberikan mauidhoh hasanah.

Panitia pembangunan gedung Kantor MWCNU Dempet, KH. Muhammad Roghib dalam laporannya, menyampaikan rincian progres pembangunan secara transparan. Disebutkannya, terdapat 30 tiang MWC yang dilelang dengan nilai Rp 1,5 juta per tiang, serta wakaf tanah senilai Rp 400 ribu per meter persegi.

Momentum Harlah NU ke-100 Tahun ini jelas Roghib, juga dimanfaatkan untuk menggalang gerakan infaq, dan sedekah para jamaah. Terkumpul dana hampir Rp 7 juta rupiah selama acara berlangsung.

Panitia masih membuka kesempatan bagi para dermawan yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk pembangunan gedung melalui rekening Bank Jateng nomor 3-031-46925-1 atas nama MWCNU Dempet, atau rekening BRI nomor 228301014955508 atas nama Daimul Huda. Konfirmasi transfer dapat dilakukan selama 24 jam melalui nomor WhatsApp 0813-9039-5677 (H. Muhammad Roghib), 0857-1378-9140 (Umar Said), dan 0853-2512-1910 (Daimul Huda).

Wakil Ketua Tanfidziyah MWC NU Dempet, KH. Mahmudi menegaskan, kehadiran Mbah Yai Ubaidillah Shodaqoh adalah pemantik semangat baru bagi harokah ke-NU-an di MWCNU dan Ranting-Ranting NU se-Kecamatan Dempet.

Senada, Camat Dempet Haryoto menyatakan optimisme bahwa pembangunan gedung akan segera selesai berkat sinergi dan kolaborasi yang sangat baik antara NU dengan pemerintah, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa.

Rois Syuriah PWNU Jawa Tengah, KH. Ubaidillah Shodaqoh, dalam mauidloh hasanahnya mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT, khususnya keistimewaan tanah Demak.

Mbah Ubaid sapaan KH. Ubaidillah Shodaqoh menegaskan, Demak merupakan tanah pilihan yang dipercaya sebagai pusat Kerajaan Demak Bintoro dan cikal bakal peradaban Islam pertama di Pulau Jawa.

Sejarah glorous ini menurutnya, harus dijadikan spirit dasar pergerakan NU di Kecamatan Dempet. Cara mensyukuri anugerah tersebut adalah dengan konsisten menjaga tradisi amaliyah para Walisongo, namun tetap memperkuat fikroh ke-NU-an yang dinamis dan selalu relevan dengan perkembangan zaman. Di tengah arus perkembangan zaman, fikroh Aswaja yang dibawa NU harus menjadi rujukan yang menyejukkan dan melindungi umat.

Mbah Ubaid juga menekankan betapa pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dan wathoniyah, khususnya soliditas internal di antara pengurus. Ia mengingatkan bahwa dalam berorganisasi, tidak ada manusia yang sempurna kecuali Kanjeng Nabi Muhammad SAW, sehingga setiap kekurangan yang ada pada pengurus harus ditutupi dengan rasa saling menghormati dan tenggang rasa.

Ia berpesan agar warga NU Dempet tidak terlalu larut dalam dinamika politik organisasi di tingkat pusat, melainkan lebih fokus pada khidmah atau pelayanan kepada jamaah dan masyarakat. Sebuah standar moral yang tinggi ia tekankan, yaitu konsekuensi logis dari keberadaan NU adalah kemaslahatan umat, dimana tidak boleh ada satu pun warga NU di Dempet yang kelaparan atau tidak makan dalam sehari. Jika hal itu sampai terjadi, dengan tegas ia menyampaikan bahwa lebih baik NU di wilayah tersebut dibubarkan saja.

Mbah Ubaid juga memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan sarana dan prasarana NU. Ia meminta agar pembangunan gedung Kantor MWCNU Kecamatan Dempet ini memiliki target penyelesaian yang jelas, yaitu dalam kurun waktu 5 (lima) bulan ke depan. Gedung ini nantinya diharapkan menjadi washilah yang efektif untuk menggapai ghoyah tujuan NU, yaitu optimalisasi khidmah kepada jamaah di berbagai aspek kehidupan.

Sebagai teladan nyata, Mbah Ubadi yang dikenal dengan kesederhanaannya, secara spontan memberikan infaq kepada seorang pedagang keliling yang lewat di tengah acara dengan mengambil uang dari dalam pecinya. Tindakan ini menjadi pelajaran berharga bagi jamaah tentang kepedulian sosial yang tulus dan kapan saja bisa dilakukan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ahmad Abror (Kepala KUA Kecamatan Dempet), AKP Ririk Solekul Hadi (Kapolsek Dempet), serta para Kepala Desa se-Kecamatan Dempet  dan tokoh masyarakat diantaranya Sarkawi (Mantan Camat Dempet), Hj. Muawanah (Ketua PAC Muslimat NU Dempet), Ma’mun Harist (Ketua PAC GP Ansor Dempet), dan Sri Wahyuni (Ketua PAC Fatayat NU Dempet).

Pengirim: H. Muhammad Roghib

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap lengkapi captcha sekali lagi.

LAINNYA
x