Berita NU

Rais PBNU KH Abdul Ghafur Ajak Kai Dan Ulama Berkontribusi Bagi Peradaban

1,064 Dilihat 0 Komentar
Rais PBNU KH Abdul Ghafur Ajak Kai Dan Ulama Berkontribusi Bagi Peradaban

Ponorogo, NU Online Demak
Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Ghafur Maimoen mengajak seluruh kiai dan ulama berkontribusi bagi peradaban. Penegasan tersebut disampaikan saat jadi narasumber dalam Halaqah Fiqih Peradaban yang dipusatkan di Aula Shofa Pondok Pesantren Darul Huda Mayak, Ponorogo, Sabtu (12/11/2022).

Ia mengatakan, warisan ulama berupa kitab turats hendaknya menjadi pegangan pokok bagi para ulama dalam mewujudkan kontribusinya bagi peradaban. Menurutnya, turats atau warisan ulama memiliki cakupan yang luas, oleh karenanya ia berharap pemikiran yang lahir tidak terjebak pada paradigma benar dan salah.

“Saya mengajak kepada semuanya agar tidak hanya berpikir tentang benar dan salah, akan tetapi hendaknya lebih memikirkan soal hasil peradabannya nanti seperti apa,” ujar putra kelima almaghfurlah KH Maimoen Zubair ini.

Menurut Gus Ghafur, warisan ulama tersebut cukup banyak, mulai dari Fathul Qorib, Fathul Muin, dan kitab-kitab warisan tokoh pesantren lainnya. Dengan banyaknya warisan tersebut, ia berharap para ulama yang notabene membaca kitab turats dapat memikirkan dan memberikan solusi atas problematika keumatan.

“Saya harap peserta halaqah mampu memberikan masukan (atas persoalan), tidak sekadar pertanyaan. Apalagi hasilnya nanti akan dicatat oleh PBNU, kemudian diajukan di tahun 2023 guna menjawab permasalahan-permasalahan yang dihadapi sekarang. Ini ada rekamannya,” ucapnya. Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar 3 Sarang itu menegaskan, bahwa pemikiran dari buah persoalan yang terjadi hendaknya mengacu pada hasil peradaban yang akan terjadi nanti.

Iklan Tengah Artikel
Banner Iklan Responsif (728x90)

“Jadi, tidak serta merta memberikan jawaban (keputusan), tapi juga berpikir peradaban yang dihasilkan dari jawaban tersebut,” katanya.

Diketahui, Halaqah Fiqih Peradaban kali ini membahas fiqih siyasah dan tatanan dunia baru. Adapun tema yang diusung ialah 'Kontekstualisasi Kutub Al-Turats dalam Menjawab Permasalahan Kontemporer.'

Selain Gus Ghafur, turut menjadi narasumber yaitu H Syamsu Madyan dari Universitas Islam Malang (Unisma) dan Dr Luthfi Hadi Aminudin selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Ponorogo.

Sumber : NU Online Jatim

Editor : Choerul Rozak

Iklan Akhir Artikel
Banner Iklan Responsif (728x90)
Bagikan:
Redaktur NU Demak
Redaktur NU Demak

Penulis lepas di NU Demak

Lihat Semua Tulisan

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tinggalkan Komentar
Membalas komentar dari