Berita NU

Ketum PBNU: Idul Adha Bisa Membawa Masa Depan Kemanusiaan, Tidak Hanya Nu, Islam, Ataupun Indonesia

1,053 Dilihat 0 Komentar
Ketum PBNU: Idul Adha Bisa Membawa Masa Depan Kemanusiaan, Tidak Hanya Nu, Islam, Ataupun Indonesia

Jakarta, NU Online Demak

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan harapannya pada momen hari raya Idul Adha ini, 10 Dzulhijjah 1444 H.

Kiai yang akrab disapa Gus Yahya itu berharap momentum Idul Adha diikuti dengan penuh keikhlasan sehingga dapat membawa harapan terbaik bagi masa depan kemanusiaan, tidak hanya NU, Islam, ataupun Indonesia.

"Mari berharap bahwa keikutsertaan kita yang ikhlas dalam pesta yang digelar oleh Allah Swt untuk umat yang istimewa itu akan sungguh-sungguh membawa kita kepada rida Allah," katanya dikutip dari laman nu.or.id

"Kepada terpenuhinya segala pengharapan-pengharapan yang baik bagi masa depan kita semua, masa depan Nahdlatul Ulama, masa depan umat Islam, bangsa Indonesia, dan seluruh kemanusiaan. Amin," harap kiai kelahiran Rembang, 57 tahun yang lalu itu.

Iklan Tengah Artikel
Banner Iklan Responsif (728x90)

Gus Yahya mengajak umat Islam dan masyarakat untuk menikmati hari raya yang menjadi perjamuannya Allah swt ini. "Mari kita nikmati perjamuan Allah ini," ujarnya.

Selain itu, ia juga mengajak agar masyarakat tidak hanya menikmatinya, tetapi juga turut serta menyumbangkan dan memeriahkan perjamuan itu. "Mari kita ikut menyumbang untuk memeriahkan perjamuan itu dengan kurban-kurban kita," ucapnya.

Atas nama PBNU dan NU secara umum lanjutnya, Gus Yahya juga mengucapkan selamat Idul Adha kepada seluruh umat Islam di Indonesia dan seluruh dunia. "Atas nama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, atas nama jam'iyyah Nahdlatul Ulama, saya mengucapkan selamat merayakan Idul Adha 1444 H kepada seluruh umat Islam, baik umat Islam di Indonesia maupun umat Islam di seluruh dunia," pungkasnya.

Sumber : NU Online/Redaksi

Iklan Akhir Artikel
Banner Iklan Responsif (728x90)
Bagikan:
Redaktur NU Demak
Redaktur NU Demak

Penulis lepas di NU Demak

Lihat Semua Tulisan

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tinggalkan Komentar
Membalas komentar dari