Lembaga dan Banom

Hadiri Musycab Muhammadiyah dan Aisyiyah Karanganyar, Muslimat NU: Ajak Berdampingan dan Saling Memperkuat Demi NKRI

1,067 Dilihat 0 Komentar
Hadiri Musycab Muhammadiyah dan Aisyiyah Karanganyar, Muslimat NU: Ajak Berdampingan dan Saling Memperkuat Demi NKRI

Karanganyar- NU Online Demak

Pimpinan Anak Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Karanganyar menghadiri kegiatan Musyawaroh Cabang (Musycab) Muhammadiyyah dan 'Aisyiyah Kecamatan Karanganyar di Desa Kedungwaru Lor, Ahad (13/8/2023).

Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Daerah (PD) Muhammdiyyah dan 'Aisyiyah Kabupaten Demak, Pimpinan Cabang Muhammadiyyah dan 'Aisyiyah Kecamatan Karanganyar, Pimpinan Ranting Muhammadiyyah dan  'Aisyiyah se-Kecamatan Karanganyar serta para tamu undangan, dengan mengusung tema "Membumikan Islam, Mencerahkan Karanganyar".

PAC Muslimat, Hj. Yustiani menuturkan selain kegiatan Musycab, kegiatan ini juga bagian dari penguatan ukhuwah islamiyyah antar organisasi keagamaan di wilayah yang ada di Kecamatan Karanganyar.

"NU dan Muhammadiyyah merupakan dua organisasi besar di Indonesia. Keduanya memiliki sejarah dalam kemerdekaan bangsa Indonesia. Sudah seharusnya jangan sampai mudah dipecah belah, kemerdekaan yang kita raih saat ini tentunya ada andil besar kedua organisasi tersebut, " tuturnya.

Iklan Tengah Artikel
Banner Iklan Responsif (728x90)

Hal senada disampaikan Ketua PD Muhammadiyyah Kabupaten Demak, Fuad al Hamidy yang menyampaikan bahwa NU dan Muhammadiyyah harus bersatu jangan terpecah belah, tidak mudah di bentur-benturkan apalagi usia kedua organisasi sudah sangat matang, sudah memasuki 1 abab lebih.

"Kedua organisasi ini (red-NU dan Muhammadiyyah) bagian dari penopang keutuhan NKRI oleh karena itu keduanya harus bersatu jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin menghancurkan bangsa ini," ujarnya saat memberikan sambutan dalam Musycab.

Lebih lanjut Fuad menghimbau pada para kader agar jangan membawa organisasi pada partai politik.

"Memasuki tahun politik NU dan Muhammadiyyah harus berjalan sesuai fungsinya jangan sampai mencampur adukan keduanya dengan kepentingan politik," tuturnya.

Kontributor: Taufikul Lhutfi Rois/Cr/Redaksi

Iklan Akhir Artikel
Banner Iklan Responsif (728x90)
Bagikan:
Taufikul Lutfi Rois
Taufikul Lutfi Rois

Penulis lepas di NU Demak

Lihat Semua Tulisan

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tinggalkan Komentar
Membalas komentar dari