Penulis Buku Ahmad Baso saat menyampaikan paparannya (Foto: Rozak) Demak-NU Online Demak
Seminar dan bedah buku ini sangatlah penting khususnya berkaitan Sejarah Walisongo, supaya Masyarakat demak bisa lebih paham tentangasal muasal kabupaten demak.
Pernyataan itu disampaikan oleh ketua PCNU Demak KH Amimudin dalam seminar nasional dan bedah buku dengan sub tema studi filologi-historis sumber-sumber primer hisoriografi walisongo karya Ahmad Baso di serambi Masjid Agung Demak pada Kamis (8/08/2025) kemarin. Acara diselenggarakan oleh PC IKA PMII Demak Bersama Takmir Masjid Agung Demak.
Nampak hadir dalam seminar nasional dan bedah buku tersebut Ketua PCNU Demak KH Aminudin, Ketua DPRD Demak Zazinul Fata, Ketua Takmir Masjid Agung Demak, Penulis Buku Ahmad Baso, Rektor UIN Sunan Kudus Prof Abdurrahman Kasdi.
Selain itu, acara dihadiri Banom NU, Ketua MWC dilingkungan PCNU Demak, perwakilan Yayasan Sunan Kalijaga, instansi pemerintah. Masyarakat sekitar.
Ketua PCNU Demak KH Aminudin dalam sambutannya menyampaikan sumber tentang Sejarah demak memang bervariasi, namun demikian menurut saya tidak masalah sejauh mendasarkan pada Riwayat yang bisa dipertanggungjawabkan di antaranya sanad yang kuat.
“Berharap pada warga khususnya nahdliyin Demak untuk mempunyai rasa kebanggan dan apresiasi apa yang kita punya yakni Masjid Agung Demak,” ujar kyai asal Desa Mutih Kulon Kecamatan Wedung tersebut.
Kyai Amin menambahkan masjid agung demak ini perlu kita uri-uri dan tidak ketinggalan juga para pengurus takmir dapat mengelola dengan baik. Bahkan kami punya mimpi bagaiamana Ketika ada suara adzan segala aktifitas yang ada di lingkungan masjid berhenti semuanya. Syukur-syukur harus sholat jamaah kemasjid.
Penulis: Rozak