Sekolah/Madrasah

Sambut Tahun Ajaran Baru, MANU Demak Gelar Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka

Sunarto
Penulis
1,575 Dilihat 0 Komentar
Sambut Tahun Ajaran Baru, MANU Demak Gelar Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka

Pemalang-NU Online Demak

Dalam rangka menyambut Tahun Ajaran Baru 2023/2024 MANU Demak Gelar Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka di RM Pring Doyong Comal Pemalang pada Rabu–Kamis (21-22/06/2023). 30 Dewan Guru antusias mengikuti Workshop sebab pada tahun ajaran mendatang madrasah akan menerapakan kurikulum merdeka.

Kepala MANU Demak melalui Wakil kepala Bidang Kurikulum Asrokhim  dalam sambutanya mengharap Kurikulum Merdeka harus dipahami oleh guru MANU Demak dan dalam Kurukulum merdeka guru mengajak murid untuk memahami karakter setiap anak didik.

“Dan yang perlu dipahami oleh guru, setiap siswa mempunyai kemampuan karakter yang berbeda-beda, anak harus dibedakan dalam proses pembelajarannya sesuai dengan gaya belejara masing-masing,”imbuhnya.

Menurutnya, Sebagai guru harus memiliki kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, di samping itu juga harus memiliki peran sebagai motivator dan fasilitator.

“Guru harus memiliki jiwa seni, mempunyai peran agar siswa paham dan senang,

sehingga seorang guru melahirkan anak yang Rohmatan lil Alamin," tambahnya.

Iklan Tengah Artikel
Banner Iklan Responsif (728x90)

Asrochim menambahkan Dalam KBM guru harus inspiratif, profesional, dan melahirkan anak anak yang handal," imbuhnya.

Ketua Panitia Siti Nurul Qomar mengatakan, semoga acara ini mendapatkan ridlo Allah berkah dan mendapat tambahan ilmu yang manfaat, dan menjadikan siswa yang berkarakter, guru harus lebih profesional khususnya saat proses pembelajaran, ," tambahnya.

“Pasca kegiatan Workshop ini diharapkan guru memahami apa itu pembelajaran berdiferensiasi dan dan bagaimana memenuhi kebutuhan kepada muridnya,” tambahnya

Salah satu guru yang mengikuti Workshop Sunarto mengatakan, senang dan menyambut gembira kegiatan workshop ini karena menambah kemampuan dalam menyusun perencanaan dalam kegiatan KBM, apalagi ada perbedaan antara kurikulum 13 dengan kurikulum merdeka.

“Semoga dengan adanya workhop ini kami bisa mengimplementasikan dengan baik, persoalan ada ketidakpahaman nanti bisa saling berkolaborasi dan bersinergi dengan guru yang lainnya,” ungkap Bendahara Pergunu Demak.

Pengirim: Sunarto

Editor: Choerul Rozak

Iklan Akhir Artikel
Banner Iklan Responsif (728x90)
Bagikan:
Sunarto
Sunarto

Penulis lepas di NU Demak

Lihat Semua Tulisan

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tinggalkan Komentar
Membalas komentar dari