Warga Demak

Musholla Sabilut Taqwa Desa Wonosari Diresmikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak

Sunarto
Penulis
1,260 Dilihat 0 Komentar
Musholla Sabilut Taqwa Desa Wonosari Diresmikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak

Bonang-NU Demak Online

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak, H.M. Afief Mundzir Menghadiri dan meresmikan Musholla Sabilut Taqwa pada Jum’at (23/02/2024). Dalam peresemian tersebut selain kepala kemenag juga dihadiri oleh  Kepala Desa Wonosari, Mustasyar NU Demak KH. Muhammad Asyiq Ketua LP. Maarif NU Demak KH. Salman Dahlawi, Ketua YPNU Demak HM. Anwar Said dan tokoh masyarakat, Pengurus Ranting Fatayat dan Muslimat NU Desa Wonosari sejumlah 500 orang di Desa Wonosari Jalan  Raya Demak – Wonosari Bonang Demak.

Selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak, H.M. Afief Mundzir menyambut baik pembangunan Musholla dan berharap dengan adanya Musholla “Sabilut Taqwa”.

Di lingkungan Desa Wonosari yang dibangun secara pribadi oleh H. Romdlon   ini akan menambah kekhusukan masyarakat saat mengerjakan ibadah dan menjadi ladang pahala untuk kita baik yang menjaganya dan mengerjakan ibadahnya.

Iklan Tengah Artikel
Banner Iklan Responsif (728x90)

Musholla yang dibangun ditanah seluas 1000  meter persegi dibangun dengan gaya Jawa dengan dana Pribadi H. Romdlon yang di waqafkan Dan  diperuntukan bagi masyarakat sekitar semoga dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Sesungguhnya membangun tempat ibadah (Musholla) adalah sebagai bentuk tanggung jawab Dakwah dan menjaga Agama”. Kata kepala Kemenag

Selain itu, tempat ibadah (Musholla)  tidak hanya sebagai tempat suci untuk melaksanakan ibadah, tetapi menjadi lebih luas dan berarti bila dimanfaatkan untuk kegiatan Sosial.” Ujar H. Romdlon Pengurus LP. Ma’arif NU Demak yang membangun  Musholla tersebut.

Pengirim: Narto/Red

Iklan Akhir Artikel
Banner Iklan Responsif (728x90)
Bagikan:
Sunarto
Sunarto

Penulis lepas di NU Demak

Lihat Semua Tulisan

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tinggalkan Komentar
Membalas komentar dari